Iklan

Notification

×

Iklan

Iklan

Bupati Piet Hein Babua Dorong Hilirisasi Pala Berbasis Riset Bersama UGM

Rabu | Juli 15, 2026 WIB Last Updated 2026-07-15T06:14:34Z
iklan
TOBELO, DETIKMALUT.com - Pemerintah Kabupaten Halmahera Utara (Halut) terus melaksanakan berbagai program untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui hilirisasi buah pala. Hilirisasi buah pala ini, Pemda bekerja sama dengan Universitas Gadjah Mada untuk melakukan penelitian.

Bupati Halmahera Utara Piet Hein Babua menjelaskan bahwa guru besar Universitas Gadjah Mada memiliki keahlian dalam pengembangan tanaman pala. Untuk itu, para guru besar datang ke Halmahera Utara dengan tujuan melakukan penelitian terhadap tanaman pala menggunakan metode klonal. Karena pengembangan tanaman pala untuk masuk ke tahapan hilirisasi diperlukan pala yang berkualitas.

"Kita tahu bersama bahwa di Halmahera Utara sampai dengan hari ini dalam pengembangan RPJM fokus pembangunan ekonomi kita adalah kelapa dan pala. Kelapa sudah berada pada tahap hilirisasi sejak tahun lalu dan sekarang direncanakan untuk mengembangkan tanaman pala. Tapi masuk di tahap hilirisasi kita membutuhkan pala yang berkualitas. Untuk itu pemerintah daerah Halmahera Utara bekerja sama dengan Universitas Gadjah Mada untuk melakukan proses penyiapan bibit sistem klonal dengan sambung pucuk sehingga yang selama ini petani mendapatkan bibit dari biji, kini dilakukan sistem klonal, supaya mendapatkan hasil yang maksimal," ujar Bupati.

Menurut Bupati, dengan teknologi pengetahuan yang dimiliki oleh profesor dari Universitas Gadjah Mada, diharapkan dapat menghasilkan varietas baru bibit di Maluku Utara yang dinamakan GAMAPALATO yaitu Gadjah Mada Pala Tobelo yang saat ini mulai dikembangkan bersama Dinas Pertanian yang telah melakukan pengecekan di beberapa lokasi, baik di Tobelo, Galela, dan sekitarnya.

"Kita tahu bahwa dengan sistem klonal atau pengembangan bibit baru ini buahnya akan lebih banyak dan harus disukseskan Pemda Halmahera Utara. Dari tahapan pertama mendapatkan bibit yang unggul untuk kita sebarkan ke petani, dilaksanakan pendampingan sehingga dua atau tiga tahun tanaman pala telah berbuah," ucap Bupati.

Pada proses selanjutnya, ungkap Bupati, buah pala akan masuk ke proses hasil produksi dan bersama-sama dengan peneliti UGM sampai ke proses hilirisasi.

"Dalam pengembangan tanaman pala yang nantinya sampai ke tahapan hilirisasi melalui Sekda Halut telah dilaksanakan rapat kerja sama dengan dinas terkait bersama Kadis Pertanian, Kepala Bappeda, maupun Kepala Badan Litbang. Kami juga telah menginstruksikan dinas tersebut untuk memberikan dukungan sepenuhnya terhadap Tim Peneliti dari UGM, sehingga program ini harus memberikan hasil atau dampak terhadap masyarakat Halmahera Utara," jelas Bupati.

Bupati berpesan kepada dinas terkait untuk mengembangkan pala yang sedang berjalan ini secara baik. Kerja sama dengan peneliti UGM menghasilkan GAMAPALATO untuk menyukseskan RPJM dan kepada petani Bupati berharap bibit yang ditanam bisa dimanfaatkan supaya memberikan prioritas yang tinggi dan nilai ekonomi yang besar terhadap masyarakat dan petani pala di Halmahera Utara. Strategi hilirisasi komoditas pala berbasis riset melalui kolaborasi Pemda Halut dan UGM Yogyakarta pada akhirnya bisa sukses.

Prof. Tri Kuntoro Priyambodo menyampaikan bahwa mereka yang datang berada di kebun saat ini adalah tim peneliti dari UGM Yogyakarta yang melakukan penelitian hibah sinergi untuk membantu pengembangan pala sehingga yang tercantum dalam RPJM Halmahera Utara untuk hilirisasi pala bisa dilaksanakan dan pihaknya siap mendukung program tersebut.
"Pembibitan adalah proses awal. Kami dengan drone melakukan pemetaan untuk mendorong daya dukung lahan. Hara dari lahan dicari mana yang paling cocok. Proses selanjutnya yang saya sebut sebagai penataan ulang tata kelola agribisnis komoditas pala. Karena nanti setelah ini diharapkan Pak Bupati bisa membuat aturan sama seperti hilirisasi kelapa. Pala tidak akan dijual langsung oleh petani, tetapi akan diolah menghasilkan minyak atsiri yang nilainya sangat tinggi. Dengan demikian nilai yang sangat tinggi dapat membantu untuk mensejahterakan masyarakat.

Profesor Agus Budi Setiawan dari Fakultas Pertanian UGM Yogyakarta mengatakan bersama Tim Peneliti dari UGM dan Amikom bekerja sama dengan Pemda Halmahera Utara. Kabupaten Halmahera Utara punya potensi pala yang ditanam puluhan tahun dalam bentuk biji. Kini dikembangkan dengan metode klonal, yaitu metode yang diterapkan pada tumbuhan melalui cara vegetatif seperti stek, sambung pucuk, dan kultur jaringan untuk mendapatkan keseragaman genetik, kualitas unggul, dan percepatan masa panen.

Sumber daya genetik yang sangat berlimpah di Halmahera Utara, kata Agus, mendorong strategi kami untuk mendapatkan varietas unggul pala yang baru melalui seleksi individu dengan harapan bisa mendapatkan individu unggul yang diperbanyak secara klonal. Dalam rangka pelepasan varietas yang akan ditata dan dikelola dengan budi daya yang benar, yang presisi dan modern, sehingga petani bisa tergugah membudidayakan secara baik untuk meningkatkan ekonomi masyarakat dan ini merupakan tahapan awal dari sekian panjang integrasi hulu dan hilir.

Di lokasi perkebunan pala yang ditinjau Bupati bersama peneliti terlihat drone yang diproduksi oleh AMX UAV Technologies yang merupakan perusahaan startup binaan dari UGM Yogyakarta. Alat tersebut berfungsi untuk melakukan pemetaan suatu wilayah, pengembangan wilayah, maupun monitoring lokasi yang lebih luas.

Diharapkan Pemerintah Daerah Halmahera Utara juga memiliki alat Vertic Air tersebut sehingga mempermudah dalam mengakses berbagai pekerjaan. (Yan/Red)
×
Berita Terbaru Update