![]() |
TOBELO, DETIKMALUT.com - Wakil Bupati Halmahera Utara, Dr. Kasman Hi. Ahmad, secara resmi membuka kegiatan Konsultasi Publik Rancangan Awal Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Halmahera Utara Tahun 2027, Senin (09/02/2026), bertempat di Greenland Hotel Tobelo.
Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam tahapan perencanaan pembangunan daerah sebagaimana diamanatkan dalam Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 86 Tahun 2017 tentang Tata Cara Perencanaan, Pengendalian, dan Evaluasi Pembangunan Daerah.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati menyampaikan bahwa Rancangan Awal RKPD wajib dibahas bersama kepala perangkat daerah serta para pemangku kepentingan melalui forum konsultasi publik, guna menghimpun masukan dan saran demi penyempurnaan dokumen perencanaan.
“Konsultasi publik ini merupakan media pembentukan komitmen bersama terhadap perencanaan, penganggaran, pelaksanaan, dan pengawasan pembangunan daerah, serta menjadi bagian penting dalam penyusunan RAPBD, khususnya KUA dan PPAS,” ujar Kasman.
Ia berharap melalui forum tersebut, pemerintah daerah bersama para pemangku kepentingan mampu merumuskan prioritas pembangunan, arah kebijakan, isu strategis, serta program unggulan daerah untuk Tahun 2027.
Menurutnya, seluruh proses perencanaan tersebut bertujuan untuk mewujudkan visi Kabupaten Halmahera Utara, yakni Masyarakat Halmahera Utara yang Setara, Maju, dan Berkelanjutan.
Lebih lanjut, Kasman menjelaskan bahwa tema RKPD Tahun 2027 mengacu pada tahapan pembangunan RPJMD 2025–2029, yaitu:
“Menata Konektivitas dan Tata Kelola Wilayah untuk Memperkuat Integrasi Kawasan dan Efektivitas Pelayanan Publik.”
Dalam mendukung tema tersebut, Pemerintah Kabupaten Halmahera Utara menetapkan sejumlah isu strategis yang menjadi fokus pembangunan, di antaranya pemerataan konektivitas wilayah, integrasi sistem informasi berbasis teknologi, pengembangan ekonomi produktif berbasis potensi lokal, peningkatan kualitas layanan kesehatan dan pendidikan, penguatan infrastruktur digital, pengelolaan lingkungan hidup, reformasi birokrasi, serta penguatan ketahanan bencana dan perubahan iklim.
Selain itu, Wakil Bupati juga menekankan pentingnya program dan kegiatan Tahun 2027 sebagai instrumen utama dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah serta meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Ia juga mengingatkan seluruh pimpinan OPD untuk tetap mengoptimalkan program pembangunan meskipun daerah menghadapi tantangan penurunan dana transfer dari pemerintah pusat.
“Keterbatasan fiskal tidak boleh melemahkan komitmen kita dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Untuk itu, saya minta OPD mengoptimalkan kegiatan yang bersumber dari APBD Provinsi maupun APBN,” tegasnya.
Mengakhiri sambutannya, Kasman berharap forum konsultasi publik tersebut dapat menghimpun berbagai masukan yang konstruktif dan aspiratif dari seluruh pemangku kepentingan guna memperkaya substansi perencanaan pembangunan daerah.
“Semoga hasil konsultasi ini menghasilkan kesepakatan terbaik demi kepentingan masyarakat Halmahera Utara,” pungkasnya.(*)

