Iklan

Notification

×

Iklan

Iklan

BILLIARD DAN MILIARD-er

Sabtu | Juni 20, 2026 WIB Last Updated 2026-06-19T23:24:48Z
iklan
Oleh : Imran Guricci

SAYA SEDANG akan memukul bola 7 sambil memikirkan parkiran bola putih yang ideal untuk memasukkan bola 8 sebelum memenangkan permainan ini, ketika pesan singkat dari Istri masuk di layar hp saya “Kaka bisa ke hotel Fairmont (Jakarta) sekarang biar berkenalan dengan Pak Fadel Muhammad”. Sejurus kemudian saya dan teman sudah di mobil menuju lokasi sekitar 23 menit dari Sarina.

“Ini suami saya Pak Fadel” Istri memperkenalkan. “Imran pak. Dari Ternate” sambil menjabat tangan beliau yang sudah banyak mengukir prestasi di dunia politik (gubernur, mentri hingga anggota DPR-RI) dan bisnis yang menggurita. “Ayo duduk di sini” sedikit menarik tangan saya ke kursi yang masih kosong. Di sana sudah duduk para pengusaha wanita (IWAPI) dari beberapa provinsi bincang seputar bisnis ditemani alunan pelan musik lawas menambah kehangatan jamuan makan malam itu. 

“Saya lulus dari SMA 1 Ternate, lalu kuliah di ITB …” Beliau memulai cerita. “PT. Bukaka perusahaan pertama yang saya bangun bersama adiknya Yusuf Kallah. Sekarang saya bersama Pak Hasim buat IRA (Internet Rakyat)” “Kalau kita baik, banyak yang mau berteman dengan. Nanti kalau mereka ada peluang bisnis, kita bisa diajak” kata sang mentor ke Saya. Benar-benar beruntung sekali saya malam itu. 

Tapi ternyata keberuntungan saya tidak sampai di situ. Keesokan harinya, gubernur Gorontalo 2 periode ini, menjemput kita di hotel lalu dibawa berkeliling ke salah satu unit bisnisnya, FOLAGO, di BSD untuk melihat peluang di dunia digital. Saya dikasih 2 buku di sana. “Ini buku perjalanan saya membangun bisnis. Imran bisa belajar”. Waooo. Saya benar-benar beruntung. Hari berikut kita dikenalkan dengan rekan-rekan bisnisnya yang bukan lagi miliarder tapi triliuner. Salah satunya adalah pemilik Hotel Ritz-Carlton Jakarta. What a lucky day. Saya terkagum-kagum. Sungguh beruntung bisa menyerap energi mereka. Begitulah keberuntungan bekerja. Ia datang dari jalan yang tidak disangka-sangka. “Min haitsu la yahtasib” kata Allah. Sulit kita nalar.

Tapi tunggu dulu, seorang Profesor Inggris, Richard Wiseman, mampu mengurai keajaiban keberuntungan ini menjadi hal yang mungkin diusahakan oleh siapa saja. Dalam bukunya The Luck Factor Wiseman membagi 12 faktor yang bisa membuat orang mendapatkan keberuntungan. Yang paling utama dan pertama ialah membangun dan mempertahankan jaringan pertemanan. Sebab pertemanan yang sukses akan mengantarkan kita ke peluang keberuntungan berikutnya. 

Seperti bermain Billiard, para miliarder bahkan terliuner yang saya temui 3 hari ini bisa merawat pertemanan mereka dengan sangat baik sehingga mereka memiliki peluang ideal untuk memukul bola keberuntungan berikut. Bagi Miliarder, Satu peluang (bola Billiard) menjadi kunci untuk peluang (bola) bisnis berkutinya.

“Imran pasti akan tumbuh. Awal-awal pelan lalu nanti akan menanjak tinggi” Pesan Bang Fadel sebelum kita berpisah di Menara Millennium Centennial Center siang itu.

Mau jadi Miliarder ? Belajarlah memainkan bola Billiard ! (*)
×
Berita Terbaru Update