Iklan

Notification

×

Iklan

Iklan

Sentra Wasana Bahagia dan Prodi Psikologi Unkhair Gelar Dukungan Psikososial di Halmahera Tengah, Bantu Warga Pulihkan Trauma

Senin | April 27, 2026 WIB Last Updated 2026-04-27T06:47:19Z
iklan
WEDA, DETIKMALUT.com - Upaya pemulihan kondisi mental masyarakat terdampak dilakukan melalui kegiatan penguatan dukungan psikososial komunitas dan trauma healing yang berlangsung di Desa Sibenpopo, Kecamatan Patani Barat, Kabupaten Halmahera Tengah, pada Kamis hingga Jumat, 23–24 April 2026.

Kegiatan ini merupakan hasil kerja sama Sentra Wasana Bahagia (Kementerian Sosial) dan Program Studi Psikologi Universitas Khairun. Tim pelaksana terdiri dari dua psikolog, yakni Teraika Sri Sulastri dan Abdul Hamid, serta dua mahasiswa, Nur Fathin Attiyyah dan Agnes Maria.

Program ini menyasar seluruh lapisan masyarakat, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa, yang mengalami dampak psikologis seperti stres, kecemasan, dan trauma. Melalui kegiatan ini, diharapkan masyarakat mampu meningkatkan ketahanan mental serta memperkuat dukungan sosial di tingkat komunitas.

Salah satu warga Desa Sibenpopo, Windi (45), mengaku kegiatan tersebut sangat membantu dirinya dalam mengelola kecemasan yang selama ini dirasakan. “Setelah ikut kegiatan ini, saya jadi tahu cara menenangkan diri, terutama dengan latihan napas yang diajarkan,” ujarnya.

Hal senada juga disampaikan oleh Leni (58), warga lainnya, yang menilai kegiatan ini memberi ruang bagi masyarakat untuk saling berbagi pengalaman. “Teknik relaksasi sederhana yang diajarkan oleh psikolog sangat bermanfaat bagi saya untuk diajarkan dan membantu tetangga yang membutuhkan,” katanya.

Berbagai metode intervensi diterapkan secara partisipatif. Untuk anak-anak, trauma healing dilakukan melalui terapi bermain dan terapi menggambar guna membantu mereka mengekspresikan emosi secara aman dan menyenangkan. Sementara itu, bagi orang dewasa, kegiatan difokuskan pada psikoedukasi, termasuk pelatihan teknik relaksasi napas dalam dan teknik grounding untuk mengelola stres dan kecemasan.

Psikolog Teraika Sri Sulastri menjelaskan bahwa pendekatan ini dirancang agar mudah dipahami dan dipraktikkan oleh masyarakat. “Kami menggunakan metode sederhana seperti relaksasi napas dalam dan grounding agar masyarakat bisa mengelola emosinya secara mandiri dalam kehidupan sehari-hari,” jelas psikolog tersebut.

Sementara itu, Psikolog Abdul Hamid menambahkan bahwa dukungan sosial menjadi faktor penting dalam proses pemulihan. “Kegiatan ini tidak hanya berfokus pada individu, tetapi juga memperkuat hubungan antarwarga agar mereka bisa saling mendukung,” ungkapnya.

Dengan adanya kegiatan ini, masyarakat Desa Sibenpopo diharapkan dapat pulih secara psikologis dan kembali menjalani aktivitas sehari-hari dengan lebih tenang dan percaya diri. (Red)*
×
Berita Terbaru Update