Iklan

Notification

×

Iklan

Iklan

Sekolah Rakyat di Kukumutuk Segera Digunakan, Wagub Sarbin Cek Kesiapan Fasilitas

Rabu | September 16, 2026 WIB Last Updated 2026-09-15T21:58:05Z
iklan
TOBELO, DETIKMALUT.com - Pemerintah Provinsi Maluku Utara memastikan pembangunan dan kesiapan fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 1 di Desa Kukumutuk, Kabupaten Halmahera Utara, terus dikebut agar dapat digunakan secara optimal untuk mendukung proses pendidikan bagi masyarakat.

Hal itu terlihat saat Wakil Gubernur Maluku Utara, H. Sarbin Sehe, melakukan kunjungan kerja ke SRT 1, Selasa (15/9/2026). Dalam kunjungan tersebut, Wagub meninjau langsung sejumlah fasilitas sekaligus memastikan seluruh infrastruktur telah memenuhi standar dan siap digunakan.

Sarbin Sehe datang bersama Sekretaris Daerah Halmahera Utara, Kepala Biro Administrasi Pimpinan, serta Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Sosial Maluku Utara.

Kunjungan tersebut menjadi bagian dari dukungan Pemprov Maluku Utara terhadap Program Strategis Nasional (PSN), khususnya program Sekolah Rakyat yang diarahkan untuk memperluas pemerataan akses pendidikan bagi masyarakat.

Menurut Sarbin, kehadiran Sekolah Rakyat memiliki peran penting dalam memperkuat pembangunan sumber daya manusia. Program tersebut juga dinilai sejalan dengan visi dan misi Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda Laos dalam memperluas kesempatan memperoleh pendidikan yang layak bagi seluruh anak.

"Sekolah Rakyat merupakan komitmen pemerintah di era Presiden Prabowo Subianto yang selaras dengan komitmen Ibu Gubernur untuk memastikan seluruh anak memperoleh akses pendidikan yang layak," katanya di sela-sela kunjungan.

Kepala Sekolah Rakyat Terintegrasi 1, Elvis Awa, mengatakan keberadaan SRT 1 menjadi salah satu upaya pemerintah dalam menghadirkan pendidikan yang lebih merata, terutama bagi anak-anak dari kelompok masyarakat yang membutuhkan dukungan akses pendidikan.

Saat ini, kata Elvis, kegiatan belajar mengajar telah diikuti 45 siswa tingkat sekolah dasar. Ke depan, kapasitas SRT 1 diproyeksikan mampu menampung ratusan peserta didik dengan dukungan tenaga pendidik yang memadai.

"Saat ini sudah ada 45 siswa SD yang melakukan kegiatan belajar. Nantinya, Sekolah Rakyat 1 akan menampung 270 siswa dan 75 tenaga pendidik," terang Elvis.

Sementara itu, Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) perdana di SRT 1 dijadwalkan berlangsung pada 22 September 2026. Agenda tersebut menjadi tahapan penting sebelum seluruh fasilitas dan layanan pendidikan dimanfaatkan secara penuh.

Dalam peninjauan tersebut, Sarbin mengecek sejumlah fasilitas utama, mulai dari ruang kelas, asrama, toilet hingga jaringan pendukung digital. Ia juga berinteraksi langsung dengan siswa dan guru serta melihat aktivitas pembelajaran yang berlangsung di lingkungan sekolah.

Pemprov Maluku Utara berharap keberadaan Sekolah Rakyat tidak hanya menjadi fasilitas pendidikan baru, tetapi juga membuka kesempatan yang lebih luas bagi anak-anak dari kelompok masyarakat rentan untuk memperoleh pendidikan yang layak.

Karena itu, kesiapan sarana dan prasarana menjadi perhatian utama pemerintah sebelum seluruh kegiatan pendidikan berjalan secara maksimal.

"Kami ingin memastikan semua aspek dapat langsung difungsikan pada MPLS nanti dengan aman dan nyaman bagi para siswa," ungkap Wagub sebelum meninggalkan lokasi.

Kunjungan tersebut sekaligus menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk memastikan program Sekolah Rakyat di Maluku Utara berjalan sesuai tujuan, dengan fasilitas yang siap digunakan serta lingkungan belajar yang aman dan nyaman bagi para siswa.(Red)
×
Berita Terbaru Update